ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KONSEP BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada Entertainment Plaza Semarang)
Yulianismi, Farahsifa (2011) ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KONSEP BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada Entertainment Plaza Semarang). S1 thesis, Universitas Aki.
|
Image
lampiran depan falah (1)_page-0001.jpg Download (258kB) |
|
|
Text
bab 1-dapus.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Balanced Scorecard memberi manajemen suatu pengetahuan, keterampilan, serta sistem yang memungkinkan karyawan dan manajemen belajar dan berkembang terus-menerus (Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan) dalam berinovasi untuk membangun kapabilitas strategis yang tepat serta efisien (perspektif proses bisnis internal ), agar mampu menyerahkan nilai spesifik ke pasar (perspektif konsumen), dan selanjutnya akan mengarah pada nilai saham yang terus-menerus meningkat (perspektif keuangan). Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis perspektif keuangan pada Entertainment Plaza, untuk mengetahui analisis perspektif konsumen pada Entertainment Plaza, untuk mengetahui analisis perspektif proses bisnis internal pada Entertainment Plaza dan untuk mengetahui analisis perspektif pembelajaran dan pertumbuhan pada Entertainment Plaza. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Entertainment Plaza, yaitu sebesar 215 orang dan seluruh konsumen perusahaan, yaitu sebesar 3521 orang. Dengan menggunakan teknik sampling probabilitas diperoleh sampel penelitian 97 orang, sedangkan untuk karyawan perusahaan diteliti semua. Alat analisis dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas dan Balanced Scorecard. Kesimpulan kinerja perspektif keuangan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan tiga indikator rasio keuangan, yaitu Return On Invesment (ROI), Net Profit Margin (NPM) dan Current Ratio. Pencapaian ROI dan NPM telah mampu melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan, namun nilai current ratio masih berada di bawah target. Peningkatan pencapaian ROI dan NPM merupakan sinyal positif pada laporan keuangan yang dapat mempercepat pertumbuhan perusahaan. Kinerja perspektif konsumen diukur dengan menggunakan empat indikator, yaitu Pangsa Pasar, Retensi Konsumen, Akuisisi Konsumen dan Kepuasan Konsumen. Pencapaian pada pangsa pasar, retensi konsumen dan kepuasan konsumen sudah mencapai target yang ditetapkan perusahaan, namun pada akuisisi konsumen masih berada di bawah target. Tetapi secara umum sudah sesuai dengan apa yang diharapkan konsumen, dan benar benar memperhatikan kepuasan konsumen, sehingga diharapkan prestasi ini dapat lebih ditingkatkan. Kinerja perspektif proses bisnis internal diukur dengan menggunakan dua indikator, yaitu On Time Delivery dan Service Error Rate. Secara keseluruhan masing-masing indikator sudah melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan, yang berarti bahwa kinerja pelayanan terhadap konsumen sudah baik. Kinerja perspektif pertumbuhan dan pembelajaran diukur dengan menggunakan tiga indikator, yaitu Produktifitas Karyawan, Retensi Karyawan dan Kepuasan Karyawan. Secara keseluruhan telah menunjukkan hasil yang baik, karena telah melampaui target yang telah ditetapkan oleh perusahaan, yang berarti bahwa kemampuan untuk mempertahankan hubungan yang baik dengan karyawan dapat dikategorikan sudah berhasil. Kata Kunci : Perspektif keuangan, Perspektif konsumen, Perspektif proses bisnis internal, Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi S1 |
| Depositing User: | Mr Administrator Repository |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 04:55 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 04:55 |
| URI: | http://repository.unaki.ac.id/id/eprint/370 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
